Halo traders, apa kabar? semoga senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran rezeki ya.

Setelah sekian lama, hampir setahun lebih saya tidak menulis artikel trading, dan trik rahasia lagi yang mana sampai saat ini puji syukur sudah Part 4 , bagi yg belum membaca tulisan sebelumnya bisa cek disini —> Rahasia Strategi Forex Adink FX Part 3

Pada kesempatan kali ini, saya akan mencoba memberikan tips sederhana bagaimana cara entry ke market yang memiliki propabilitas atau winning rate yang baik bagi intraday trader, sehingga teman-teman dapat memperoleh keuntungan yang cukup besar. Seperti yang telah kita ketahui bersama, sebagai seorang trader saham, forex dll, sering kali kita dibingungkan dengan berbagai macam teori-teori, indikator, cara/metode, walaupun bagi trader pemula saya menyarankan untuk tetap wajib membaca buku-buku referensi, jurnal atau E-book mengenai trading (silahkan bisa di download di menu E-BOOK blog ini). Tetapi secara praktis, sebagai bahan referensi teman-teman dapat menggunakan trading sistem yang telah saya gunakan selama 3 tahun lebih.

Pertama-pertama yang perlu dipersiapkan tentu adalah chart, karena sebagai trader mau tidak mau kita harus dekat dengan chart, baik chart yang berbentuk candle maupun bar chart, fitur ini bisa didapatkan di metatrader 4/5 atau tradingview. Setelah itu silahkan buka Timeframe H4 (4 jam) untuk kita melakukan trend screening atau trend filtering, trend screening ini dilakukan supaya kita mengetahui tendency atau kecenderungan arah pergerakan harga yang sedang terjadi apakah sedang naik/bullish, turun/bearish, atau mendatar/sideways. Karena dalam trading, prinsip “trend is your friend” itu harus ditaati betul. Trader yang sukses tentu dalam mengambil keputusan beli dan jual nya harus sesuai dengan arah pergerakan jangan sampai kita mengambil posisi trade yang berlawanan dengan arah trend.

Metode yang saya gunakan dalam melakukan trend screening adalah : Garis trendline, Exponential Moving Average 21 dan 34

Kedua, setelah kita mengetahui tendency atau kecenderungan arah pergerakan harga, sebagai intraday trader kita harus menghitung range pergerakan instrumen keuangan tersebut. Kemudian tentukan level support dan level resistance dengan menggunakan garis horizontal sebagai acuan kemungkinan harga akan berbalik arah.

Ketiga, setelah trend screening, garis support dan resistance ditentukan, saatnya kita siap-siap melakukan trading, masuk ke pasar atau OP nya kita lakukan di Timeframe M15, M30 atau H1.

Metode Entry :
a. Momentum overbought dan oversold dengan indikator stochastic oscillator level 20 (overbought) dan 80 (oversold).
b. Pola candlestick,
1. Bullish/bearish engulfing with fibonacci ratio
2. Hammer/shooting star
c. 80% disarankan entry harus selalu “following trend”

Illustrasi :

Screenshot_1
Created by Nugraha Adi Permana
Screenshot_2
Created by Nugraha Adi Permana

Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi trading tersebut tentu memerlukan beberapa latihan-latihan yang intensif untuk menemukan “sense the market” yang baik, maka dari itu saya menyarankan untuk melatihnya di akun demo terlebih dahulu. Price action analisis tentu bukan satu-satunya strategi yang terbaik dalam trading forex, tetapi cukup efektif, sederhana dan β€˜to the point’ dalam menentukan arah pergerakan pasar.

Apabila ada yang ingin bertanya silahkan hubungi langsung melalui contact form di blog ini. Terimakasih dan semoga bermanfaat

Salam Happy Profit Konsisten – Be the next billionaire

Advertisements